Life Study Journal

Wednesday, June 07, 2006

Jiwa atau Roh?

Bagaimana kita tahu bahwa apa yang kita kerjakan adalah didalam Roh?

Ini adalah keadaan yang paling membahayakan bagi kehidupan orang Kristen, karena pada saat kita bertanya dan mencoba menyelidiki apa yang kita kerjakan adalah suatu tindakan berjerih lelah yang sia-sia dan selamannya tidak akan mencapai pengenalan yang batini.

Menguji ( memeriksa) diri sendiri hanya akan membawa kita kepada keadaan yang tidak pasti, terombang ambing dan keputusasaan.

Mazmur 36:10 “Didalam terang-Mu kami melihat terang” Haleluya... Puji Tuhan... Disini terdapat 2 jenis terang, yaitu “terang-Mu’ dan setelah kita masuk kedalam terang itu, kita melihat “terang”. Kedua terang ini berbeda. Boleh dikatakan, yang pertama objective dan yang kedua itu adalah subjective. Yang pertama adalah terang Allah yang menyoroti kita, yang kedua adalah pengenalan yang kita peroleh dari terang itu. “Didalam terang-Mu kami melihat terang”. Karena terang yang pertama itulah, kita bisa mengenal, memahami , dan nampak sesuatu. Dan sebaliknya, tidak ada penolehan kedalam atau pengujian diri yang bisa membuat kita jelas akan diri kita sendiri. Hanya bila ada terang dari Allah, barulah kita nampak.

Ya, memang sesederhana itu. Apakah yang harus kita lakukan , kalau kita ingin mengetahui wajah kita bersih atau tidak? Apakah dengan tangan kita merabanya dan merasakannya? Tidak demikian! Asalkan kita mengambil sebuah cermin dan kita berada ditempat terang, semuanya akan nampak jelas. Kalau ada terang Allah semuanya barulah akan nampak. Begitu terang tiba kita tidak perlu menanyakan lagi benar atau tidaknya suatu perkara, karena kita akan tahu dengan sendirinya.

Ya, hanya firman Allah, yaitu Alkitab kebenaran yang dapat menembusi kita, itulah yang mampu menyelesaikan persoalan kita. Firman Allahlah yang akan mampu menyoroti motivasi kita dan menunjukan kepada kita sumbernya, dari jiwa atau roh

Semoga Tuhan Membelaskasihani kita

0 Comments:

Post a Comment

<< Home